Kaya Antioksidan yang Baik untuk Ginjal
Salah satu keunggulan teh hijau adalah kandungan katekin, terutama epigallocatechin gallate (EGCG), yang memiliki sifat antioksidan kuat.
Senyawa ini membantu melawan stres oksidatif dan peradangan dalam tubuh, dua faktor yang sering dikaitkan dengan kerusakan jaringan ginjal pada berbagai penyakit kronis. Oleh karena itu, konsumsi teh hijau dalam jumlah wajar dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat yang mendukung kesehatan ginjal.
Terlalu Banyak Bisa Meningkatkan Risiko Batu Ginjal
Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi teh hijau secara berlebihan juga perlu diwaspadai. Teh mengandung oksalat, yaitu senyawa yang dapat berkontribusi terhadap pembentukan batu ginjal jenis kalsium oksalat.
Bagi orang yang memiliki riwayat batu ginjal atau kondisi tubuh yang sensitif terhadap oksalat, minum teh hijau dalam jumlah berlebihan berpotensi meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal.
Para ahli menyebut konsumsi sekitar satu hingga dua cangkir teh hijau encer per hari umumnya aman. Namun, minum lebih dari tiga cangkir sehari, menyeduh teh terlalu pekat, atau mengonsumsinya sebagai pengganti air putih dapat meningkatkan risiko gangguan tersebut.
