KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah India melalui Kementerian Pertahanan meluncurkan Operasi Sindoor. Operasi militer ini melancarkan serangan terhadap wilayah Pakistan pada Selasa, 6 Mei 2025 malam waktu setempat. India mengklaim serangannya ini untuk memburu kemah-kemah kelompok teroris yang berada di teritori Pakistan.
Serangan militer bertajuk ‘OPERASI SINDOOR: ANGKATAN BERSENJATA INDIA MELAKUKAN SERANGAN PRESISI TERHADAP KAMP TERORIS’ diumumkan secara terbuka oleh Pemerintah India. “Angkatan Bersenjata India meluncurkan ‘OPERASI SINDOOR’, yang menyerang infrastruktur teroris di Pakistan dan Jammu dan Kashmir yang diduduki Pakistan,” tulisnya dilansir Kilat.com dari rilis Biro Rilis Pers (PIB) India.
New Delhi mengatakan sasaran yang dituju merupakan ‘tempat teroris merencanakan dan mengarahkan serangan terhadap India’. Secara keseluruhan, sembilan titik lokasi telah menjadi sasaran serangan militer India dalam Operasi Sindoor ini. India menyebut operasinya ini sebagai upaya membalas serangan teroris yang mengakibatkan 25 warganya tewas beberapa waktu lalu.
“Langkah-langkah ini dilakukan setelah serangan teroris Pahalgam yang biadab di mana 25 warga negara India dan satu warga negara Nepal terbunuh,” ungkapnya. “Kami menepati komitmen bahwa mereka yang bertanggung jawab atas serangan ini akan dimintai pertanggungjawaban,” sambungnya.
Serangan yang dilakukan secara hati-hati tersebut tidak menyasar fasilitas militer milik Pakistan. “Tindakan kami terfokus, terukur, dan tidak bersifat eskalatif. Tidak ada fasilitas militer Pakistan yang menjadi sasaran,” jelasnya. “India telah menunjukkan pengendalian diri yang cukup besar dalam pemilihan target dan metode eksekusi,” tandasnya.
Peristiwa militer ini jelas menyita perhatian masyarakat dunia yang mengarahkan pandangannya ke dua negara bertetangga yang terletak di Asia Selatan ini.

