KITAINDONESIASATU.COM- Kabel-kabel udara yang selama ini semrawut dan bergelantungan di berbagai sudut Kota Bogor, perlahan mulai ditata. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali melanjutkan program Beautifikasi Kota dengan menurunkan jaringan kabel telekomunikasi ke bawah tanah.
Upaya ini dilakukan melalui kerja sama dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL), agar wajah kota semakin rapi, tertata, dan nyaman dipandang. Program tersebut merupakan kelanjutan dari penataan yang sudah dimulai sejak beberapa tahun terakhir.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, secara simbolis melakukan pemotongan kabel udara di kawasan Simpang Empang, Jalan Raden Saleh Bustaman, Jalan Pahlawan, Jalan Pulo Empang, Kecamatan Bogor Selatan.
“Jadi kabel-kabel yang selama ini bergelantungan melintang di berbagai tempat di Kota Bogor, kita mulai lagi untuk menyelesaikan program 16 kilometer penataan kabel supaya lebih cantik lagi. Tidak ada kabel-kabel bergelantungan, yang ribet ya yang mengakibatkan kota seolah-olah tidak tertata rapi,” ujar Dedie, Jumat 29 Agustus 2025.
Ia menegaskan, penataan kabel ini tidak hanya berlaku di jalan-jalan kota, tetapi juga mencakup ruas jalan daerah, provinsi, hingga nasional. “Mudah-mudahan program berjalan secara simultan dan lambat laun Kota Bogor akan terlihat lebih rapi lagi, lebih tertata, dan tidak ada kabel-kabel yang bergelantungan di mana-mana,” tambahnya.
Jenis kabel yang diturunkan adalah kabel fiber optik milik operator provider telekomunikasi untuk jaringan internet. Menurut Dedie, penataan tidak berarti mengurangi fungsi, melainkan justru memperkuat tata kota tanpa mengganggu layanan komunikasi masyarakat.
“Ini kita tata supaya tidak lagi di atas, tapi kita turunkan di bawah supaya terlihat lebih rapi. Jadi (kabel ini) bukan tidak ada gunanya, ada sangat bermanfaat, karena masyarakat bisa menikmati layanan dari provider dari perusahaan telekomunikasi, tapi tentu kerja sama dengan APJATEL lebih memungkinkan penataan kota menjadi lebih baik,” jelasnya.
Program beautifikasi ini diharapkan mampu mengurangi kesan semrawut sekaligus meningkatkan estetika Kota Bogor. Dengan langkah tersebut, Pemkot Bogor optimistis ke depan wajah kota akan semakin indah, ramah, dan tertib infrastruktur. (Nicko)



