KITAINDONESIASATU.COM – Menyalip dari kiri memang sangat berbahaya, itu sebabnya menyalip dari kiri dalam berlalu lintas tidak diperbolehkan.
Tetapi ada penyecualian seperti membawa pasien darurat yang harus segera sampai ke rumah sakit, dan lajur kanan dalam kondisi padat.
Namun praktiknya tidak demikian pengendara selalu menggampangkan dan mengambil risiko berbahaya menyalip dari kiri dan berakibat fatal bagi pengendara.
Seperti dialami pengendara sepeda motor kakak beradik warga Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, jawa Tengah, Jumat (31/1/2025) pukul 14:00 WIB.
Peristiwa kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Solo-Sragen Desa Gebang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen sore hari, seorang korban perempuan bernama Dewi Karismasari (22) dan adik laki-lakinya berinisial Hanif Rehan Ssaputra (14).
Tabrakan Adu Banteng Emak-emak Benjeng vs Pemuda Balongpanggang Berakhir Duka
Menurut informasi yang diperoleh mengkupakan dua remaja itu berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Vario AD 6734 BCE melaju dari arah timur ke arah barat.
Di tengah perjalanan korban ingin mendahului mobil lain yang ada di depannya dengan memilih jalur kiri.
Sebelum sepera motor kakak beradik itu mendahuli terdapat dump truk, yang terparkir di badan jalan sebelah kiri.
Kemudian motor yang dikendarai Dewi dan Hanif langsung ambil posisi kiri untuk menyalip mobol di depannya dan tancap gas, ga tahunya ada dump truk parkir hingga sepeda motor menabrak dum truk dengan keras.
Hancur Mobil Avanza Kecelakaan di Tol Jombang, Warga Jakarta dan Sidoarjo Jadi Korban
Kerasnya benturan sepeda motor menghantam bagian bak belakang truk membuat kedua mengalami luka-luka serius bagian kepala, wajah dan tubuhnya hingga membentur bak dump truk.
Korban mengalami luka serius bagian kepala, wajah dan tubuhnya yang membenter keras di bagian belakang tuk hingga keduanya meninggal dunia.
Korban meninggal dunia dilokasi kejadian tidak lama kemudian langsung dievakuasi ke RSUD dr Soehadi Prijonegoro, Kabupaten Sragen.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sragen Iptu Nur Arifin kepada wartawan di Sragen menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati mematui peraturan lalu lintas.
Menurut Iptu Nur Arifin pengendara motor terlalu berani mengambil risiko dengan meyalip dari sisi kiri yang ternya di depannya tidak aman, karena ada truk parkir. **

