“Masyarakat perlu mengikuti arahan dari otoritas terkait dan memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber yang dapat dipercaya,” ujarnya.
Saring Sebelum Sharing
Menkomdigi juga meminta masyarakat lebih selektif sebelum menyebarkan informasi mengenai erupsi Anak Krakatau, terutama informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Informasi keliru berpotensi memicu kepanikan dan memperkeruh situasi di tengah masyarakat.
“Dalam situasi seperti ini, informasi yang tidak benar dapat menimbulkan kepanikan. Karena itu, saring sebelum sharing,” tegas Meutya.
Pemerintah pun mengajak masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengandalkan informasi resmi agar tidak menjadi korban hoaks maupun informasi menyesatkan terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau.***





