Namun, kebebasan menyampaikan kritik dan aspirasi tetap perlu dibarengi sikap yang baik, sopan, serta bertanggung jawab.
Pesan tersebut menjadi bagian dari kemampuan mahasiswa kejuruan sebelum masuk dunia kerja yang dinilai tidak hanya berkaitan dengan keterampilan profesional, tetapi juga sikap dan kepedulian sebagai bagian dari masyarakat.
Pengalaman Industri Jadi Bekal Penting
Yassierli juga mendorong mahasiswa memanfaatkan masa perkuliahan untuk membangun bekal secara menyeluruh. Selain kompetensi teknis dan human skills, pengalaman di industri serta kegiatan organisasi juga dinilai penting.
Mahasiswa juga perlu membangun kepedulian sosial agar memiliki perspektif yang lebih luas ketika nantinya bekerja maupun berkontribusi di tengah masyarakat.
“Semoga tiga atau empat tahun lagi, saat Anda hadir ke industri, Anda bukan hanya siap bekerja, tetapi juga mampu mengembangkan industri. Dan semoga dari sini juga lahir pemimpin-pemimpin masa depan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Yassierli turut mengapresiasi metode pembelajaran di Politeknik Mitra Industri.
Kampus tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman melalui berbagai proyek dan jejaring dengan dunia industri.



