News

Mbok Miyem Sosok Penganti Mbok Yem Warung Puncak Hargo Dalem Gunung Lawu

×

Mbok Miyem Sosok Penganti Mbok Yem Warung Puncak Hargo Dalem Gunung Lawu

Sebarkan artikel ini
WARUNG MBOK YEM
Ilustrasi Warung Mbok Yem di Puncak Hargo Dalem, Gunung Lawu. foto: facebook

KITAINDONESIASATU.COM – Warung Mbok Yem merupakan satu-satunya warung legendaris yang ada di puncak Gunung Lawu di atas ketinggian 3.150 Mdpl merupakan warung tertinggi yang ada di Indonesia.

Bagi para pendaki gunung Lawu, nama warung Mbok Yem atau Waginem (82) menjadi langganan nyangkruk dan tidur, berada di Puncak Hargo Dalem sebelum Puncak Gunung Lawu.

Warung ini memiliki ruangan cukup luas, menjadi jujukan atau pos terakhir para pendaki sebelum kemudian melanjutkan perjalanan untuk ke puncak Gunung Lawu Hargo Dumilah di ketinggian 3.265 Mdpl.

Para pendaki yang datang pada malam hari biasanya menginap terlebih dahulu di ruangan yang tersedia di dalam warung Mbok Yem ini sebelum kemudian menjelang subuh naik ke puncak Hargo Dumilah untuk melihat sunrise.

Keberadaan warung pecel Mbok Yem di puncak Gunung Lawu memberi rasa tenang bagi para pendaki, lantaran tidak perlu khawatir jika kehabisan logistik dengan harga yang sangat terjangkau bagi kantong pendaki yang kebanyakan para pelajar dan mahasiswa itu.

Warung Mbok Yem ini akan melayani para tamunya yang datang silih berganti dari para pendaki Gunung Lawu selama 24 jam.

Warung Mbok Yem sendiri menyediakan makanan khususnya nasi pecel, telor ceplok hingga menu lain seperti mie instan dengan berbagai macam minuman sachet hingga kopi hitam, jahe hingga teh hangat.

Setelah sepeninggal Mbok Yem pada 40 hari yang lalu, kini Warung Mbok Yem akan kembali normal sejak 1 Juni 2025 yang akan dilanjutkan oleh generasi penerusnya istri dari anaknya Saelan yakni Mbok Miyem.

Seperti yang beredar di media sosial warung Mbok Yem akan diteruskan oleh anaknya Pak Saelan dan istrinya Mbok Miyem, merupakan generasi Mbok Yem ketika pertama kali mendirikan warung di puncak Lawu kala itu.

Sebelumnya juga beredar kabar jika sepeninggal Mbok Yem, warung Mbok Yem di puncak Hargo Dalem sempat ditutup, namun kabar itu dibantahnya karena sebenarnya tetap buka dan ada yang menjaga.

Menurut salah satu keluarga cucu dari Mbok Yem, Saiful Bahri jika warung Mbok Yem tidak pernah tutup meskipun pemiliknya meninggal dunia.

Sejak Mbok Yem berpulang keluarga sudah memutuskan tetap dibuka dan berjalan seperti biasanya, warung dijaga oleh seseorang yang dipercaya keluarga yakni Jarwo.

Namun setelah 40 hari meninggalnya Mbok Yem salah satu putra Mbok Yem akan melanjutkan usaha dan akan tinggal di warung Mbok Yem di Puncak Hargo Dalem.

Seperti telah dijelaskan sebelumnya jika Warung Mbok Tem akan tetap buka dan akan melayani para pendaki Gunung Lawu yang akan dilanjutkan oleh menantunya Mbok Miyem istri dari putra Mbok Yem bernama Saelan.

Wanita ini sebenarnya juga merupakan sosok yang sudah tidak asing lagi bagi keberadaan Warung Mbok Yem, sebab awal merintis berdirinya warung Mbok Yem sosok Ibu Miyem atau Mbok Miyem inilah yang mendampingi Mbok Yem merintis warungnya, yang kemudian dijaga sendirian oleh Mbo Yem hingga akhir hayatnya.

Seperti yang beredar di laman sosial media Group Facebook Gunung Lawu 3265 MDPL mengunggah aktivitas di warung Mbok Yem di Puncak Hargo Dalem yang masih tetap buka pada 31 Mei 2025.

“Mengenang alm Mbok Yem di Hargo Dalem dengan menyerahkan buket bunga dan foto Mbok Yem kepada warung Mbok Yem sebagai kenang kenangan serta menyerahkan beberapa titipan untuk warung Mbok Yem dan Warung Pak Giyar. Salam lestari,” tulis unggahan itu.

Dalam unggahan juga ditampilkan aktivitas aktivis pendaki gunung terlihat menyerahkan buket bunga dan foto kenangan Mbok Yem saat beraktivitas di dapur warung miliknya, yang biasa dikerubungi para pendaki yang sedang memanggang tangannya karena kedinginan.

Dari unggahan itu pun banyak mendapat komentar dari para neteizen yang mempertanyakan siapa orang yang meneruskan Warung Mbk Yem di puncak Hargo Dalem Gunung Lawu ini. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *