KITAINDONESIASATU.COM – Pengangkapan kasus mutilasi di Jombang sepertinya masih suram, kini jasad korban yang belum teridentifikasi masih berada di kamar jenazah RSUD Jombang.
Polisi terus berupaaya melakukan penyelidika, sebab sejak ditemukan tubuh tanpa kepala dan penemuan kepala secara terpisah pada 12 Februari 2025 hingga kini belum menemukan titik terang.
Pihak rumah sakit RSUD Jombang akan menguburkan mayat berupa potongan tubuh dan potongan kepala setelah 30 hari ditemukan.
“Sesuai prosedur, apabila identifikasi jenazah Mr X atau jenazah tanpa identitas dilakukan penyimpanan maksimal 30 hari,” kata Direktur RSUD Jombang dr Ma’murotus Sa’diyah kepada wartawan di Jombang dikutip, Selasa (18/2/2025).
Dua Kasus Pembunuhan Sadis Jombang Terungkap, Satu Kasus Lagi Mengarah Pembunuhan dan Mutilasi
Tertimbun Sirtu Lima Meter, Korban Longsor Kali Putih Blitar Diketahui Rohman Warga Nglegok Blitar
Dijelaskan jika dalam 30 hari belum ada tanda-tanda akan diambil oleh pihak keluarga, maka RSUD akan berkoordinasi dengan polisi untuk mendapatkan ijin pemakaman di pemakaman khusus.
Sebelum dibur pihak RSUD akan mengidentifikasi dan meregristrasi, jika dibutuhkan sewaktu-waktu, sehingga setiap makam ada identifikasi, reistrasi dan data manakala dibutuhkan penggalian.
Seperti kita ketahui mayat tanpa kepala ditemukan di saluran irigasi persawahan Dusun Dukuhmireng, Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh dan tak lama kemudian ditemukan potingan kepala yang identik dengan mayat sebelumnya.
Sementara petugas lasung melakukan autopsi, berdasarkan hasil autopsi itu, disebutkan kematian korban tidak wajar.
Kasihan Kekek di Jombang ini, Dibonceng Anaknya Jadi Korban Ditabrak Truk Dari Belakang
Leher korban terdapat bekas digorok, pendarahan kepala yang diduga kuat sebagai penyebab kematian itu.
Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Margono Suhendra hingga kini identitas jenazah belum teridentifikasi lantara sidik jari rusak.
Namun demikian Kasatreskrim memberikan ciri-ciri jenazah sebagai berikut:
- Usia – 15-25 tahun
- Rambut panjang 14 cm
- Memiliki tahi lalat di dada sebelah kiri
Oleh karena itu Kasat Reskrim berharap agar segera melaporkan jika ada teman, maupun anggota yang melaporkan salah satu anggota keluarganya sejak sepekan ini.
“Sampai sekarang masih belum ada laporan orang hilang ke kami. Mudah-mudahan segera terungkap,” pungkas Margono. **
