Langkah ini diharapkan memperkuat sinergi antara lembaga pelatihan dan industri, sehingga lulusan pelatihan vokasi lebih siap menghadapi tuntutan dunia kerja.
Pesan Wamenaker jelas: mimpi kerja ke Jepang bisa terwujud, tapi harus lewat jalur yang benar dan dengan bekal yang cukup. Kompetensi dan bahasa asing adalah dua kunci utama yang tidak bisa ditawar. (Rilis)





