“Listyo Sigit, Kapolri terlama, pernah mendapat bintang mahaputra, dipuji oleh Presiden karena bisa mengerahkan POLRI menanam jagung, bahkan oleh pimpinan Komisi III disebut polisi terbaik sepanjang sejarah ternyata jadi TSK sebagai pelaku kejahatan terjahat di sepanjang sejarah POLRI yakni menyadap kepala negaranya sendiri. Gilaaaa,” tulis Mahfud.
Mahfud Singgung Sejumlah Pejabat Lain
Tak hanya membahas Listyo Sigit, Mahfud turut mengangkat beberapa nama lain yang menurutnya pernah mendapat dukungan atau pujian dari Presiden Prabowo, tetapi kemudian terseret proses hukum.
Ia menyebut Dadan Hidayana yang sebelumnya, menurut Mahfud, kerap dibela dan dipuji Presiden. Mahfud mengatakan Dadan akhirnya dibawa ke pengadilan terkait perkara korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Nama Febrie Adriansyah juga masuk dalam unggahan tersebut. Mahfud menyebut Febrie sebagai sosok yang dikenal sebagai algojo koruptor dan orang kepercayaan Prabowo, tetapi kemudian dikirim ke pengadilan atas dakwaan korupsi.
Dari sejumlah contoh itu, Mahfud menyampaikan pesan agar kedekatan dengan kepala negara tidak dijadikan alasan untuk melakukan korupsi maupun tindakan yang dianggap sebagai pengkhianatan.





