News

Lonjakan Penderita HIV/AIDS di Kalsel Semakin Mengkhawatirkan

×

Lonjakan Penderita HIV/AIDS di Kalsel Semakin Mengkhawatirkan

Sebarkan artikel ini
hiv/aids
Ilustrasi HIV/AidS (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Kalimantan Selatan (Kalsel) mengalami lonjakan kasus HIV/AIDS yang semakin mengkhawatirkan. Dalam tiga tahun terakhir, jumlah penderita HIV/AIDS terus meningkat, dengan temuan lebih dari 600 kasus setiap tahunnya.

Pada Januari-November 2024, sebanyak 646 kasus tercatat, meski hanya 71 persen dari estimasi 904 kasus.

Banjarmasin menjadi kota dengan jumlah kasus tertinggi, mencapai 243, disusul Banjarbaru dengan 70 kasus dan Kabupaten Banjar dengan 67 kasus.

Sementara itu, beberapa kabupaten lainnya juga mencatatkan angka yang signifikan, seperti Tanah Bumbu dengan 64 kasus dan Tabalong dengan 42 kasus.

Baca Juga  Amankan Pilkada Serentak TNI Terjunkan 160 Ribu Pasukan Dari 3 Matra

Data terbaru menunjukkan penurunan yang cukup signifikan di beberapa daerah, namun masalah utama masih terletak pada pola perilaku berisiko seperti hubungan seks tanpa pelindung dan penggunaan jarum suntik.

Nurul Ahdani, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, mengingatkan pentingnya kerjasama seluruh pihak dalam menanggulangi HIV/AIDS.

“Kami berkomitmen memberikan perlindungan dan dukungan penuh bagi individu yang terdampak,” ujarnya dalam sebuah wawancara. Pemerintah Provinsi Kalsel menargetkan mencapai Three Zero HIV/AIDS pada 2030, yang mencakup Zero Infection, Zero AIDS-related Deaths, dan Zero Discrimination.

Untuk mewujudkan hal tersebut, berbagai langkah strategis telah dilaksanakan, termasuk sosialisasi edukasi, pemerataan layanan kesehatan, dan perlindungan hukum yang inklusif.

Baca Juga  Anak Tersangkut di Mesin Cuci, Damkar Berusaha Mengeluarkan

“Penanganan HIV/AIDS adalah tanggung jawab bersama, demi meningkatkan kesejahteraan dan melindungi hak asasi manusia,” tambah Nurul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *