Mereka meyakini ini merupakan proses dan tahapan Pilkada yang dijaga dengan jujur dan adil oleh KPU Maros.
“Kita percaya dan yakin KPU Maros akan melaksanakan semua proses tahapan Pilkada dengan sebaik-baiknya, dengan sejujur-jujurnya, dengan seadil-adilnya,” kata Marjan.
Mereka pun mengaku terkejut dengan hasil pemeriksaan kesehatan tersebut.
“Kami sangat terkejut dan terpukul. Kami perlu sampaikan bahwa apa yang terjadi adalah sesuatu yang betul-betul diluar kendali dan pengetahuan kami,” tutupnya.
Bakal Paslon Chaidir-Suhartina merupakan satu-satunya pendaftar di Pilkada Maros, setelah KPU Maros melakukan perpanjangan pendaftaran hingga Rabu (04/09/2024) lalu.
KPU Maros pun melanjutkan proses Pilkada dengan mekanisme kolom kosong. (Fit)
