News

Lagi Adu Banteng Sepeda Motor di Gresik, Kali ini yang Diboceng Jadi Korban

×

Lagi Adu Banteng Sepeda Motor di Gresik, Kali ini yang Diboceng Jadi Korban

Sebarkan artikel ini
LAKA GRESIK2 1
Montage laka di Grsik. foto: ai/dokumen latas gresik

KITAINDONESIASATU.COM – Lagi-lagi kasus laka lantas terjadi di Gresik, kalini kecelakaan melibatkan anak-anak muda berusia 19 hingga 22 tahun.

Hingga membawa korban dan harus kehilangan nyawanya di Jalan Raya Sumengko, Wringinanom, Gresik, Minggu (24/11/2024) malam.

Laka Adu banteng melibat sesama kendaraan roda dua dan sama-sama dikendarai warga Gresik, hingga menyebabkan remaja kehilangan nyawa.

Dua kendaraan sepeda motor itu dikendarai para remaja usia muda adalah Honda Scoopy W 2635 FD dikendarai M Husni (21) warga Lebanisuko, WInginanom.

Sedang kendaraan lawannya adalah Honda GLPro W 5485 EA yang dikemudikan Firman (22) warga Desa Sumberame, Wringinanom.

KECELAKAAN LAIN DI GRESIK: Kurang Perhitungan Menyalip Remaja Gresik Harus Menerima Kenyataan di Bawah Kolong Truk

Firman yang mengendarai Scoopy membonceng temannya Siti (19) warga Sembung, Wringinanom yang mengalai luka parah hingga kehilangan nyawa setelah di rawat.

Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan kecelakaan terjadi bermula dari pengendara Honda Scoopy yang melaju dari utara ke arah selatan.

Husni yang memboceng Siti ini melaju di jalan kemudian hendak belok ke kiri jalan.

Namun rumanya Husni diduga tidak mengutamakan kendaraan yang meluncur dari arah berjalan lurus, sehingga keduanya bertabrakan.

Sepeda motor GL Pro yang dikendarai Firman melaju lurus dari arah barat ke arah timur, karena jarak terlalu dekat akhir terjadi tabrakan.

Kerasnya benturan antar sepeda motor itu membuat Siti pemboceng Husni terpental hingga mengalami luka parah di bagian kepala.

Korban langsung dievakuasi menuju RS Petrokimia Driyorejo Gresik, namun korban harus meninggalkan kita semua saat dirawat di rumah sakit.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Achmad Andri Aswoko kepada wartawan di Gresik mengungkapkan pengendara Scoopy sepertinya tidak mengutamakan kendaraan yang berjalan lurus.

Tentu ini menjadi pelajara bagi kita semua, para pengendara juga harus memahami dan mentaati tata tertip berlalu lintas saat di jalan raya sehingga tidak terjadi kecelakaan.

Setiap kecelakaan yang terjadi sudah dipastikan karena ada tata terip atau rambu-rambu lalu lintas yang dilanggar. **

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *