Lebih lanjut, Nanik memberikan penekanan khusus agar tidak terjadi intervensi dari mitra SPPG yang dapat mengganggu independensi pengawas gizi dalam pengelolaan dapur SPPG untuk program MBG.
Nanik menyatakan bahwa perubahan menu yang telah disusun oleh pengawas gizi tidak dapat dibenarkan atas alasan apapun.
“Laporkan kepada saya jika ada intervensi, dapurnya akan langsung saya tutup… jika ada yang berani saya suspend,” tegas Nanik terkait otoritas BGN dalam program MBG.
Sebagai konteks tambahan, alokasi anggaran BGN pada tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan menjadi Rp 268 triliun guna memperkuat infrastruktur MBG.
Di sisi pengawasan, data per 28 Februari 2026 menunjukkan bahwa BGN telah menghentikan sementara operasional 47 unit SPPG akibat ketidaksesuaian menu, yang mencerminkan ketatnya evaluasi dalam pengelolaan dapur SPPG untuk program MBG.***






