Berita UtamaNews

KRONOLOGI Truk Garam Tertabrak KA Argo Semeru di Ngawi, Perlintasan Tanpa Palang

×

KRONOLOGI Truk Garam Tertabrak KA Argo Semeru di Ngawi, Perlintasan Tanpa Palang

Sebarkan artikel ini
KRONOLOGI Truk Garam Tertabrak KA Argo Semeru di Ngawi, Perlintasan Tanpa Palang
Petugas Polres Ngawi melakukan penjagaan pasca KA Argo Semeru menabrak truk bermuatan garam, Sabtu (7/9/2024). foto: dokumen polres Ngawi

KITAINDONESIASATU – Berikut ini kronologi truk garam yang tertabrak KA Argo Semeru di Ngawi pada Jumat, 7 September 2024. Diduga hal ini terjadi akibat sopir kurang berhati-hati saat melewati perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu. 

Kronologi Truk Garam Tertabrak KA Argo Semeru

Sebuah kecelakaan terjadi di perlintasan antara Stasiun Madiun dan Stasiun Geneng pada Sabtu, 7 September 2024. 

Kereta Api Argo Semeru yang beroperasi dari Surabaya Gubeng menuju Gambir bertabrakan dengan truk Isuzu NHR 55 bernomor polisi B 9524 AD. 

Baca Juga  Layanan SIM Keliling Kabupaten Tangerang

Insiden tersebut terjadi pukul 11.19 WIB di Km 180+6/7 pada perlintasan JPL 14 yang tidak dijaga, menyebabkan kerugian bagi PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun serta mengakibatkan keterlambatan jadwal kereta api.

BACA JUGA : Sopir Sembrono Truk Ditabrak KA Argo Semeru di Track Ngawi

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Kuswardojo, mengatakan bahwa lokomotif kereta api mengalami kerusakan berat, yang menyebabkan keterlambatan selama 94 menit. 

[ruby_related heading=”Baca Juga” total=5 layout=1 offset=5]

Dia menambahkan bahwa kerugian yang dialami PT KAI tidak hanya mencakup kerusakan lokomotif, tetapi juga mengganggu operasional dan kenyamanan penumpang.

Baca Juga  BMKG Sebut Indonesia Berpotensi Dilanda Gempa Megathrust Kekuatan Besar Berpotensi Tsunami

Truk yang terlibat dalam kecelakaan mengalami kerusakan berat, sedangkan pengemudi truk mengalami luka serius dan segera dilarikan ke RSUD Suroto Ngawi untuk mendapatkan perawatan. 

Kereta Api Argo Semeru kembali melanjutkan perjalanan pada pukul 12.55 WIB setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh dan penggantian lokomotif untuk memastikan keselamatan.

Korban

“Satu dari dua korban yang dirawat di rumah sakit atas nama Sudiyono akhirnya meninggal dunia, sementara rekannya masih mengalami perawatan intensif,” ujar Kapolsek Geneng, AKP Dandung Setiawan kepada wartawan.

Kecelakaan terjadi di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Keras Wetan, Ngawi, melibatkan truk yang ditumpangi Sudiyono dan sopirnya, Dardi (52), yang tertabrak oleh Kereta Api Argo Semeru rute Surabaya-Jakarta.

Baca Juga  Kecelakaan Tragis! Truk Tabrak Kendaraan Bermuatan Crane di Jalur Pantura Tuban, Begini Kronologinya

Akibat benturan keras, Sudiyono terpental sejauh 8 meter dan segera dilarikan ke RSUD Dr. Soeroto, namun meninggal dunia setelah 1,5 jam mendapat perawatan. Ia mengalami luka parah di kepala dan dada. Sopir truk, Dardi, masih dalam kondisi kritis dan mendapat perawatan intensif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *