KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Tol Pandaan-Lawang arah Malang, Senin (23/12) sekitar pukul 16.11 WIB.
Kecelakaan itu melibatkan bus pariwisata Tirto Agung Nomor Pol. S 7607 UW, yang membawa rombongan pelajar dari Bogor dan sebuah truk bermuatan pakan ternak dengan nomor S 9126 UU.
Kecelakaan ini menyebabkan empat orang dinyatakan tewas, terdiri dari sopir, kernet, dan dua penumpang bus.
Kronologi Kejadian:
Peristiwa bermula ketika truk pengangkut pakan ternak berhenti di bahu jalan akibat tidak mampu menanjak. Meskipun sopir berupaya mengganjal roda truk, usaha tersebut tidak berhasil sehingga truk meluncur mundur tak terkendali.
Di saat bersamaan, bus Tirto Agung yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah belakang tidak dapat menghindar, menyebabkan tabrakan hebat.
Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, mengungkapkan bahwa bus yang melaju kencang membuat benturan tak terhindarkan.
“Sopir truk sudah berusaha menghentikan laju mundur kendaraan, tetapi tabrakan dengan bus tetap terjadi,” jelasnya.
Tujuan Rombongan Pelajar:
Rombongan pelajar SMPIT Darul Quran Mulia Bogor diketahui tengah dalam perjalanan pulang dari Gunung Bromo menuju Pare setelah mengikuti program penguatan bahasa Inggris.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Bambang Tawekal, menyebut kegiatan ini merupakan agenda tahunan sekolah yang mengajarkan tiga bahasa: Arab, Inggris, dan Indonesia.
“Kami berharap seluruh korban mendapat perlindungan dan pertolongan dari Tuhan Yang Maha Esa,” tuturnya.
Korban Jiwa dan Evakuasi:
Korban tewas, yang terdiri atas sopir bus dan tiga penumpangnya, ditemukan dalam kondisi terjepit di dalam kendaraan.
Para korban, termasuk yang luka-luka, telah dievakuasi ke RSUD Lawang Medika dan RSUD Saiful Anwar di Kota Malang.
Proses penyelamatan awal difokuskan untuk mengeluarkan korban dari bus yang hancur akibat benturan.
Relawan medis Naufal Zhorifah, yang turut membantu evakuasi, mengungkapkan bahwa pendataan korban masih berlangsung.
Ketika tiba di lokasi, sebagian korban sudah ditangani oleh tim medis yang lebih dahulu tiba.
Banyak korban mengalami luka patah tulang, sementara beberapa lainnya meninggal dunia akibat terjepit badan kendaraan.
“Korban dievakuasi berdasarkan tingkat keparahannya dan dirujuk ke rumah sakit terdekat, termasuk RSSA,” ujar Naufal.
Pemeriksaan Muatan Truk:
Polisi saat ini sedang menyelidiki apakah truk tersebut membawa muatan melebihi kapasitas.
“Kami akan menghitung total berat pakan ternak yang diangkut serta kapasitas kendaraan,” kata Kapolres Malang.
Lalu Lintas Kembali Normal:
Kecelakaan ini menyebabkan kemacetan panjang, memaksa penutupan sementara Tol Pandaan-Malang.
Pengendara diarahkan untuk keluar melalui pintu tol Purwodadi atau menggunakan akses masuk Gerbang Tol Lawang. Setelah evakuasi selesai, lalu lintas kembali normal, dan kendaraan yang terlibat diamankan di Satpas Malang Singosari.
Kecelakaan ini menjadi peringatan serius untuk meningkatkan keselamatan di jalan tol, terutama bagi kendaraan berat yang membawa muatan besar.- ***


