News

Krisis Beras di Negeri Jiran, Parlemen Malaysia Minta Belajar ke Indonesia

×

Krisis Beras di Negeri Jiran, Parlemen Malaysia Minta Belajar ke Indonesia

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2025 02 22 at 07.49.53 scaled
Mentan Andi Amran Sulaiman. (Foto: Kementan)

KITAINDONESIASATU.COM –  Negara Malasia saat ini Tengah dilanda krisis beras lokal sehingga beras dalam negerinya melambung tinggi. Alhasil, sejumlah anggota parlemen Malaysia meminta pemeritahan yang berkuasa saat ini untuk menimba ilmu di Indonesia, terutama kepada Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman.

Alasan ingin berguru ke Indonesia, menurut mereka, Indonesia merupakan negara yang berhasil memenuhi kebutuhan pangan selama lebih dari 10 tahun terakhir.

“Jadi kurang dari peristiwa peristiwa itu presiden Indonesia pada suatu ketika mengarahkan menteri pertanian untuk membuat transformasi pertanian dan mereka telah mentransformasi dari atas sampai bahwah pertanian. Dan hari ini Indonesia dia telah berjaya mengeluarkan hasil pertanian untuk kegunaan negara dia tanpa perlu mengimpor beras,” ujar Datuk Seri Panglima Bung Moktar Radin, anggota parlemen dalam sidang paripurna Malaysia, beberapa waktu lalu.

Moktar mengatakan, kebijakan impor memang lumrah terjadi hampir di semua negara, akan tetapi apabila harga beras impor jauh lebih mahal dari beras lokal maka pemerintah wajib mengambil langkah dan kebijakan tepat bagi kepentingan rakyat Malaysia.

“Impor makanan ini bukan berlaku sejak negara kita saja, tetapi termasuk juga negara indonesia. Yaitu Di indonesia ketika harga gabah padi mencapai 40 dolar AS,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, seorang anggota parlemen lainya juga melakukan protes kelangkaan beras lokal dan naiknya beras impor di Malaysia. Dia bahkan menyindir pemerintahan yang berkuasa dengan sebuah nyanyian berjudul Andai Kau Tahu.

“Andai ku tahu, menteri pun tahu. Bila tiada beras tematan ambil yang impor dari rasanya sama tapi  harganya beda. Rasanya sama tapi tempatnya beda,” katanya. Sebagaimana diketahui, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman dikenal sebagai pionir dari transformasi pertanian tradisional ke pertanian modern. Hasilnya, Indonesia mencapai swasembada pada 2017, 2019, 2020 dan 2021. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *