KITAINDONESIASATU.COM- Di tengah dinamika penetapan jajaran direksi Perumda Tirta Pakuan, dukungan politik menguat terhadap keputusan Wali Kota Bogor yang mempertahankan Rino Indira Gusniawan sebagai Direktur Utama.
Anggota DPRD Kota Bogor, Ahmad Rifki Alaydrus, menyatakan bahwa langkah tersebut sejalan dengan komitmen DPRD untuk menjaga stabilitas dan memperkuat kinerja perusahaan daerah, terutama di tengah target peningkatan pendapatan yang semakin menantang.
Anggota Komisi II DPRD Kota Bogor itu menegaskan bahwa lembaganya pada prinsipnya mendukung setiap keputusan strategis yang diambil Pemerintah Kota Bogor demi kemajuan daerah.
“Intinya DPRD men-support apa pun keputusan Pemerintah Kota Bogor. Insyaallah itu yang terbaik, dan mudah-mudahan menjadi peningkatan pendapatan ke depannya,” ujar Rifki, Jumat 28 November 2025.
Menurutnya, Komisi II DPRD telah menetapkan target pendapatan baru bagi Perumda Tirta Pakuan pada tahun mendatang. Jika tahun ini target berada pada angka Rp29 miliar, Rifki berharap capaian tersebut dapat terdongkrak lebih tinggi.
“Mudah-mudahan bisa tercapai Rp30 sampai dengan 35 miliar di periode Dirut berikutnya,” kata politisi PAN ini.
Terkait posisi direksi lainnya, Rifki menegaskan bahwa proses seleksi sepenuhnya berada di tangan panitia seleksi (pansel) yang dibentuk pemerintah. DPRD, lanjutnya, akan tetap memberikan dukungan kepada siapa pun yang lolos dalam seleksi tersebut.
“Mengikuti proses pansel. Siapa pun yang terpilih, kita akan dukung. Mudah-mudahan bisa bekerja bersama dengan Dirut yang telah ditetapkan, dan insyaallah itu yang terbaik untuk Kota Bogor,” ucapnya.
Rifki juga berharap seluruh kandidat, baik yang terpilih maupun yang belum mendapatkan posisi, dapat bersikap dewasa dan tetap menempatkan kepentingan publik serta pelayanan sebagai prioritas utama.
“Siapa pun nanti yang terpilih, dan yang tidak terpilih harus legowo dan fokus pada peningkatan pendapatan serta pelayanan terbaik untuk warga Kota Bogor,” tegasnya.
Ia menambahkan, rencana penambahan direksi baru di tubuh Perumda Tirta Pakuan telah sesuai dengan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang diajukan Pemerintah Kota Bogor dan telah mendapat persetujuan kementerian terkait.
“Itu sudah sesuai SOTK yang diusulkan Pemkot ke Kemendagri. Tinggal nanti pansel merumuskan seperti apa, apakah direksi baru itu akan membidangi IPAL atau bidang lain yang lebih spesifik,” ungkapnya. (Nicko)

