News

Korlantas Polri Siapkan 17 Aplikasi Mudahkan Penanganan Kecelakaan di Operasi Lilin 2024

×

Korlantas Polri Siapkan 17 Aplikasi Mudahkan Penanganan Kecelakaan di Operasi Lilin 2024

Sebarkan artikel ini
Korlantas polri

KITAINDONESIASATU.COM – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan 17 aplikasi untuk mempermudah penanganan kecelakaan dalam Operasi Lilin 2024. Upaya itu agar selama pelaksanaan libur Natal dan Tahun Baru 2025 bisa dilaksanakan dengan baik.

Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Raden Slamet mengatakan, 17 aplikasi yang disiapkan itu di antaranya Jasamarga Integrated Digitalmap (JID) dari Jasa Marga serta integrasi sistem CCTV, ETLE, dan Integrated Road Safety Management System (IRSMS) untuk pendataan kecelakaan.

“Kami juga menyiapkan peralatan traffic accident analysis (TAA) di setiap polda, serta Baharkam Polri yang bersinergi dengan Basarnas dan pengelola jalan tol, termasuk ambulans udara,” kata Raden, dalam keterangannya Kamis (26/12).

Baca Juga  Arus Balik Lebaran 2026 Siap! Korlantas Polri dan Jasa Raharja Perkuat Strategi di KM 29

Dikatakan Raden, ambulans udara yang disiapkan itu merupakan solusi efektif ketika terjadi kecelakaan di tengah jalan tol yang sulit dijangkau. “Ini semata-mata untuk memastikan penanganan cepat dalam golden period (waktu emas). Pasalnya, dalam beberapa detik penanganan yang salah, bisa berakibat fatal bagi korban laka,” ujarnya.

Pihaknya, kata Brigjen Raden, juga telah memastikan semua sarana dan prasarana siap untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru agar pelaksanaannya berjalan aman, lancar, nyaman, dan bahagia. “Kami berharap pelaksanan operasi Lilin tahun ini juga berjalan dengan baik tanpa adanya hambatan,” tukasnya.

Baca Juga  Liburan Idul Fitri 1446 H Membawa Berkah bagi Pedagang di The Jungle Waterpark Bogor

Diketahui, Polri tengah melaksanakan Operasi Lilin 2024 untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru 2025 selama 13 hari, mulai 21 Desember hingga 2 Januari 2025. Operasi itu melibatkan 141.605 personel gabungan Polri, TNI, dan pemangku kepentingan lainnya.

Ratusan ribu personel gabungan tersebut tersebar di 2.794 posko yang terdiri atas 1.852 pos pengamanan, 735 pos pelayanan, dan 207 pos terpadu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *