News

Kontroversi Kartu BPJS PBI Sandra Dewi dan Harvey Moeis, Publik Pertanyakan Kelayakan Mereka

×

Kontroversi Kartu BPJS PBI Sandra Dewi dan Harvey Moeis, Publik Pertanyakan Kelayakan Mereka

Sebarkan artikel ini
Harvey Moeis dan Sandra Dewi Diduga Terdaftar BPJS PBI
Harvey Moeis dan Sandra Dewi Diduga Terdaftar BPJS PBI

KITAINDONESIASATU.COM – Beredarnya informasi mengenai kartu BPJS PBI milik selebriti Sandra Dewi dan suaminya, Harvey Moeis, membuat heboh media sosial. Keduanya diduga terdaftar sebagai peserta dalam program Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan, yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu. 

Keanggotaan mereka dalam program ini menimbulkan beragam reaksi dari masyarakat.

BPJS PBI adalah program jaminan kesehatan yang dirancang untuk membantu warga yang kurang mampu dengan biaya iuran ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. 

Kontroversi ini muncul setelah akun @irwndfrry mengunggah foto kartu BPJS Sandra Dewi dan Harvey Moeis yang menunjukkan keduanya terdaftar di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (Faskes I) di sebuah Puskesmas.

BACA JUGA : Harvey Moeis dan Sandra Dewi Diduga Terdaftar BPJS PBI

“Jangan galak-galak ke mereka gaes, mereka fakir miskin yang ditanggung pemerintah,” tulis Ferry Irwandi dengan nada sarkastis.

Meski belum ada konfirmasi resmi terkait kebenaran dokumen tersebut, hujatan dari warganet terhadap pasangan yang memiliki dua anak ini semakin deras.

Banyak yang mempertanyakan bagaimana orang kaya bisa terdaftar dalam kategori yang diperuntukkan bagi warga tidak mampu.

“Pantesan hukumannya ringan. Mungkin hakim enggak tega karena mereka ‘miskin,’” komentar seorang warganet dengan nada sarkastik.

“Kalau KTP mereka Jakarta, otomatis dapat PBI dari APBD. Masalahnya, ini bukan soal miskin atau kaya, tapi soal siapa yang enggak daftar BPJS mandiri,” kata warganet mengkritik sistem BPJS itu sendiri.

Fenomena ini pun memunculkan kembali isu ketidakadilan dalam alokasi bantuan pemerintah.

“Masih banyak orang yang benar-benar miskin enggak kebagian BPJS gratis, malah harus bayar mandiri. Sementara orang kaya bisa dapat gratis. Ini harus jadi evaluasi pemerintah,” tulis seorang pengguna media sosial.

Melihat kartu identitas digital yang diduga milik Harvey Moeis dan Sandra Dewi, berharap pihak terkait segera memberikan klarifikasi serta memastikan bantuan benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan.

Menurut Dinas Sosial, peserta BPJS PBI seharusnya adalah warga negara Indonesia yang tergolong fakir miskin atau tidak mampu secara ekonomi. 

Pendaftaran peserta PBI dilakukan melalui pendataan yang dikelola oleh Kementerian Sosial atau Dinas Sosial setempat, berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Meski begitu, Sandra Dewi belum memberikan klarifikasi resmi terkait status mereka dalam program BPJS PBI, meninggalkan pertanyaan yang belum terjawab di kalangan publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *