KITAINDONESIASATU.COM – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) baru-baru ini mengungkapkan kehilangan 147 aset BUMN ID Food senilai Rp3,32 triliun.
Menanggapi temuan tersebut, Komisi VI DPR berencana memanggil seluruh pimpinan ID Food untuk memberikan klarifikasi.
Anggota Komisi VI DPR, Firnando Ganinduto, menegaskan bahwa masalah ini bukanlah hal sepele dan harus segera ditindaklanjuti.
Ia khawatir aset-aset yang hilang itu jatuh ke pihak yang tidak berhak. Oleh karena itu, ia mendesak agar penyelidikan lebih lanjut dilakukan dengan melibatkan pemerintah dan aparat penegak hukum (APH).
Firnando menilai kehilangan aset BUMN ID Food sebagai pelanggaran hukum yang sangat serius, karena berkaitan dengan aset negara.
Ia menambahkan bahwa hilangnya aset tersebut dapat mengakibatkan hilangnya hak pengelolaannya.
Melalui Komisi VI DPR, Firnando berharap Direktur Utama ID Food, Sis Apik Wijayanto, segera memberikan penjelasan mengenai kasus ini. Ia juga menyarankan untuk memanggil Dirut ID Food agar memberikan penjelasan lebih lanjut terkait hilangnya aset tersebut.
Firnando menutup pernyataannya dengan mengingatkan agar kasus ini menjadi pelajaran bagi seluruh BUMN untuk memperkuat pengawasan dan pengelolaan aset negara, demi memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset negara.- ***


