-Teknologi informasi SAR lumpuh karena minimnya dukungan
Tantangan Global: INSARAG dan ICAO
Selain tantangan dalam negeri, Kabasarnas juga menyoroti turunnya peringkat layanan SAR Indonesia di kawasan Asia Pasifik berdasarkan audit ICAO.
Selain itu, Indonesia berisiko kehilangan status Tim SAR Kelas Medium Internasional (INASAR) jika tidak dapat memenuhi proses evaluasi ulang (currency) tahun 2026 karena ketiadaan anggaran.
Komitmen DPR: Anggaran SAR untuk Keselamatan Rakyat
Rapat ditutup dengan pernyataan tegas dari Komisi V DPR RI bahwa mereka akan memperjuangkan peningkatan anggaran Basarnas sebagai bentuk komitmen negara dalam menjamin keselamatan warganya.
“Basarnas adalah lembaga operasional, bukan administratif. Setiap detik sangat berharga untuk menyelamatkan nyawa. Negara tidak boleh abai,” simpul Lasarus.
Dengan anggaran yang memadai, diharapkan Indonesia dapat memberikan pelayanan penyelamatan yang cepat, tepat, dan andal bagi seluruh rakyat.***


