“Iya, jadi gerakan Pramuka harus benar-benar konsisten dan komitmen untuk sama-sama dengan pemerintah menjaga kebersihan dan keindahan Kota Bogor,” tutur Nurnawaly.
Puncak acara semakin menarik ketika ditutup dengan unjuk gelar dari para anggota Pramuka. Mereka menampilkan drama kolosal yang menggambarkan kehidupan masyarakat desa serta bagaimana Pramuka hadir dan berperan di tengah-tengah masyarakat. Tak hanya itu, suasana lapangan semakin heboh ketika sebuah helikopter melintas rendah di atas Lapangan Tegar Beriman, berhenti sejenak, lalu berputar haluan sambil kembali melintas, menambah kemeriahan acara yang penuh makna itu.
Peringatan Hari Pramuka ke-64 di Kabupaten Bogor pun menjadi momentum yang tak sekadar dirayakan dengan upacara, melainkan juga memperkuat semangat persaudaraan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. (Nicko)

