Ia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran kerja daring yang tidak jelas.
“Banyak modus perekrutan baru lewat media sosial. Pastikan selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah sebelum menerima tawaran kerja ke luar NTT,” tegasnya.
Sementara itu, Lurah Kelapa Lima, Yustonus S. Kahan, mengapresiasi langkah cepat Polda NTT dan menegaskan komitmennya untuk memperkuat edukasi masyarakat.
“Kami akan bekerja sama dengan Dinas Nakertrans agar setiap penyalur tenaga kerja benar-benar legal dan terverifikasi,” ujarnya.
Kini, Erna melanjutkan kuliahnya, berjuang memulihkan rasa percaya diri. Ia menjadi simbol bahwa meski sempat terjerat dalam perdagangan manusia, masih ada harapan untuk pulih — terlebih ketika negara hadir untuk melindungi.
Kunjungan tersebut menjadi pesan kemanusiaan yang kuat: dalam memerangi TPPO, empati dan kehadiran nyata adalah bentuk keadilan yang paling bermakna.***


