KITAINDONESIASATU.COM — Nama aktris Kirana Larasati ikut menjadi perhatian setelah muncul keluhan pelanggan terkait dugaan penipuan investasi emas yang dikaitkan dengan Nellava Bullion.
Kirana sebelumnya dikenal sebagai brand ambassador perusahaan tersebut dan kini menyampaikan klarifikasi mengenai batas keterlibatannya dalam kerja sama profesional itu.
Melalui video yang diunggah di Instagram pada Sabtu (10/10/2026), Kirana menjelaskan bahwa hubungannya dengan Nellava Bullion hanya sebatas promosi dan berlangsung sekitar dua bulan.
Ia menyatakan tidak terlibat dalam operasional perusahaan, pengelolaan dana pelanggan, transaksi jual beli emas, pengiriman barang, maupun pengembalian dana.
Setelah mengetahui munculnya berbagai keluhan, Kirana mengaku menghentikan aktivitas promosi. Kuasa hukumnya juga disebut telah mengirimkan surat pemutusan kerja sama pada 18 September 2026. Ia menyatakan bersedia memberikan informasi kepada pihak berwenang apabila keterangannya diperlukan.
Dugaan Kerugian Puluhan Miliar Jadi Perhatian
Kasus dugaan penipuan investasi emas tersebut dilaporkan ke Bareskrim Polri dan disebut berkaitan dengan PT Divine Gold Jewelry.
Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam laporan, terdapat 85 korban dengan perkiraan total kerugian mencapai Rp25 miliar. Dugaan tersebut masih perlu diproses melalui penyelidikan dan pembuktian oleh pihak berwenang.
Perusahaan diduga menawarkan transaksi emas dengan skema pre-order (PO), bonus, serta layanan pembelian kembali atau buyback. Namun, sejumlah pelanggan mengeluhkan pesanan emas dan pencairan dana yang belum terealisasi.
Kuasa hukum korban, Bionda Johan Anggara, menyebut promosi oleh sejumlah influencer menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kepercayaan calon investor.
Meski demikian, keterlibatan sebagai figur promosi tidak dengan sendirinya membuktikan seseorang terlibat dalam dugaan pelanggaran.





