KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf memastikan bahwa ASN, TNI, Polri, pejabat negara, hingga pegawai BUMN/BUMD beserta keluarganya dilarang keras menerima bansos. Bantuan ini murni hanya untuk rakyat miskin dan rentan.
“Kalau sebelumnya ada yang masih dapat bansos, sekarang sudah nggak bisa lagi,” ujar Gus Ipul, Senin, 15 September 2025.
Tak cuma itu, penerima yang ketahuan menyalahgunakan bansos untuk judi online juga langsung dicoret dari daftar. Meski begitu, Kementerian Sosial (Kemensos) masih memberikan kesempatan bagi pemilik rekening terindikasi buat verifikasi data.
Bagi keluarga miskin yang layak namun belum punya rekening, pemerintah sudah menyiapkan solusi lewat skema buka rekening kolektif (burekol) agar bansos bisa langsung cair.
Hingga pertengahan September 2025, bansos sembako sudah disalurkan ke 13,6 juta keluarga (75,89 persen) dengan nilai Rp8,2 triliun, sementara Program Keluarga Harapan (PKH) sudah tersalur 7,4 juta keluarga (74,43 persen) senilai Rp5,5 triliun.
Kemensos juga berjanji terus mutakhirkan data sesuai regulasi terbaru agar distribusi bansos makin tepat sasaran dan tidak salah Alamat. (*)


