“Jika dokter yang dibutuhkan ada 1. 000 orang, maka dari sini juga tidak boleh ada terlalu banyak penyedia. Dengan begitu, setiap lulusan baru langsung dapat diterima 100 persen oleh industri dan seterusnya. Oleh karena itu, perekrutan dalam pendidikan dan pelatihan harus didasarkan pada permintaan di sektor industri,” ungkap Budi.***
Kemendukbangga Siapkan Grand Design Kependudukan, Kunci Indonesia Menuju Negara Maju 2045


