KITAINDONESIASATU.COM – Dua kecelakaan mengerikan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Gresik, Jawa Timur mewaskan dua orang warga Paceng dan Mahasiswa Jombang, Selasa (8/7/2025).
Dua korban meninggal bernama Daniel Dwi Santoso (22) pengendara Honda CB tanpa pelat nomor seorang mahasiswa asal Jombang terjadi, Selasa dini hari pukul 01:00 WIB.
Sementara korban kedua adalah Moh Mas’ulil Mubdi Allaudza’i (26), warga Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Gresik.
Kedua korban meninggal dunia di tempat kejadian kecelakaan setelah menabrak bagian belakang mobil pikap dan bertabrakan hebat dengan dump truk.
Kecelakaan yang dialami mahasiswa asal Jombang terjadi pada dini hari di ruas Jalan Raya Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik meninggal dunia di tempat kejadian kecelakaan.
Dari penjelasan Kapolsek Driyorejo, Kompol Musirham menjelaskan kepada wartawan kecelakaan bermula dari sepeda motor Hoda CB tanpa pelat nomor melaju dengan kecepatan tinggi tiba-tiba menabrak mobil pikap yang melaju di depannya di Jalan Raya Petiken.
Mobil pikap S 8680 AA yang dikemudikan Didik Agus Priyono (37) warga Sidodadi, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro melaju darah Selatan ke Utara, tiba dihantam dari belakang hingga mobil yang dikemudikan oleng.
Benturan keras dari belakang sepeda motor CB membuat mobil pikal oleng ke arah kiri hingga menabrak warung kopi dan sejumlah sepeda motor yang diparkir di pinggir jalan raya, hingga beberapa orang yang ngopi juga menjadi korban.
Kerasnya benturan sepeda motor membuat pengendara Hoda CB mengalami luka-luka parah hingga meninggal dunia di tempak kejadian kecelakaan, jenazah korban langsung dievakuasi ke RS Anwar Medika Balongbendo SIdoarjo utuk proses visum.
Sementara kecelakaan yang kedua terjadi di ruas Jalan Raya Desa Golokan, Kecamatan Sedayu menewaskan pengendara Honda Scoopy benama Moh Mas’ullil Mubdi Allaudza’i (26) warga Desa Campurejo, Kecamatan Paceng, Gresik.
Kecelakaan terjadi bermula dari dump truk S 8302 UL yang melaju di jalan raya bermuatan material penuh melaju dari arah barat ke arah timur yang hendak menyalip mobil di depannya.
Saat itu dump truk berusaha mendahului dari sisi kanan, diduga mengambil haluan terlalu kekanan pada hal dari arah berlawanan juga melaju pengendara sepeda motor korban hingga keduanya terjadi tabrakan antar muka.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Aswoko kepada wartawan mengatakan akibat jarak kedua kendaraan terlalu dekat sehingga tak bisa menghindar hingga terjadi tabrakan keras di antara kedua kendaraan itu.
Benturan keras menyebabkan Moh Mas’ulil yang mengenakan helm terlindas dump truk yang mengenai bagian kepala korban, dan luka parah langsung dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik, sayangnya korban tak bisa ditolong dan meninggal dunia setelah di rumah sakit.
Satlantas Polres Gresik telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan serta akan fokus dugaan kelalaian pengemudi dump truk yang melanggaran aturan lalu lintas.
Pengemudi dump truk melanggaran peraturan lalu lintas dalam mendahului kendaraan lain tanpa memperhatikan keselamatan pengendara lain dan kondisi jalan, serta pengemudi tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), yang dapat memperkuat adanya pelanggaran serius.
Ipda Aswoko mengingatkan kepada pengendara agar selalu berhati-hati, fokus dan waspada serta mentaati rambu-rambu lalu lintas dan menjaga jarak aman dari kendaraan lain terutama saat mendahului kendaraan. **

