KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan di luar Pulau Jawa, nampaknya lebih ekstrem dari peristiwa yang biasa terjadi di Pulau Jawa seperti dalam kecelakaan ini, Jumat (6/12/2024).
Tentu ini harus menjadi pelajaran, menjadi pemikiran bersama untuk mencari jalan keluarnya agar anak-anak di bawah umur tidak mengendarai sepeda motor.
Adalah dua pelajar SMP Negeri 10 Sinjai, Sulawesi Selatan berboncengan mengendarai Honda Scoopy salah satu dari mereka harus kehilangan nyawanya setelah motornya bertabrakan dengan mobil Daihatsu DW 1215 DJ.
Akibat peristiwa ini Wahyudin (14) satu dari pengendara ini menghembuskan nafast terakhirnya di tempat kejadian perkara, sementara temannya Haeril (14) luka parah.
Informasi yang dihimpun pihak berwajib mengungkapkan saat itu kedua pelajar berboncengan dengan mengendarai sepeda motor di jalan yang sepi.
KECELAKAAN LAINNYA DI JOMBANG: Boncengan Bertiga Remaja Jombang Tabrak Pohon Satu Teman Jadi Korban
Pengendara motor Wahudin dan Haeril berboncengan melaju dengan kecepatan tinggi di jalan itu dari arah utara ke arah selatan.
Namun dalam perjalanan keduanya berpapasan dengan mobil Daihatsu yang dikemudikan Nurfatihan Iskandar warga Sinjai Utara, namun karena korban melaju kencang sepeda motor tak terkendali dan jatuh ke jalan.
Mobil yang melaju dari arah belawanan tidak mampu menghindari jalu sepeda motor yang ngebut dan terjatuh di depanya itu.
Mobil minibus warna hitam itu akhir menabrak sepeda motor Scoopy yang dikendarai dua pelajar SMP itu hingga mengalami benturan yang keras.
“AKibatnya motor rusak parah dan salah satu pengendara meninggal di tempat kejadian,” kata Kanit Laka Sat Lantas Polres Sinjai, Ipda Sudirman, seperti dikutit tribunnews, Minggu (8/12/2024).
Polisi yang datang langsung melakukan evakuasi korban meninggal dan luka-luka kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Peristiwa ini membuat keprihatinan Kasat Lantas Sudirman mengingat pengendara sepeda motor adalah anak-anak di bawah umur, yang seharusnya tidak mengendarai kendaraan di jalanan.
Kasat menghimbau kepada para orang tua agar mengawasi anak-anaknya dan mengendalikan putra-putri mereka mengendarai sepeda motor di jalan raya, karena akibatnya bisa fatal. **



