“Berkat kerja sama yang solid antara warga, Babinsa, Polsek, dan Damkar, api berhasil dikuasai dengan cepat,” kata Serda Asep NF.
Sekitar pukul 11.10 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Proses pendinginan langsung dilanjutkan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa yang bisa menyala kembali.
Danramil 1004/Tanjungsari, Kapten Inf. Agus Hermawan, mengonfirmasi bahwa situasi di lokasi saat ini sudah aman dan kondusif. Ia juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
“Kerugian material nihil selain area kebun bambu yang terbakar, dan tidak ada korban jiwa. Kami mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di musim kemarau ini,” tegas Kapten Inf. Agus Hermawan.
Seluruh rangkaian penanganan darurat ini berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali. Kesiapan serta kecepatan koordinasi seluruh elemen terkait di wilayah Kabupaten Sumedang jadi kunci utama keberhasilan operasi pemadaman.
Kasus ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara TNI, kepolisian, damkar, dan masyarakat bisa mencegah bencana yang lebih besar. Gotong royong warga dalam menghadapi situasi darurat juga patut jadi teladan bagi daerah lain.***





