News

Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Melonjak, KLH: Ini Bukan Kejadian Biasa

×

Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Melonjak, KLH: Ini Bukan Kejadian Biasa

Sebarkan artikel ini
kebakaran hutan di riau
Karhutla di wilayah Provinsi Riau (Foto: Kementerian Lingkungan Hidup)

KITAINDONESIASATU.COM – Situasi darurat lingkungan kembali mengancam Provinsi Riau. Dalam sepekan terakhir, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mendeteksi 790 titik panas (hotspot), dengan 27 di antaranya merupakan api aktif.

Lonjakan tersebut memicu kekhawatiran serius terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin meluas.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Dhakiri menyatakan bahwa kondisi ini tidak bisa dianggap sebagai peristiwa biasa. Ia mengungkapkan bahwa dalam 24 jam saja, luas lahan terbakar melonjak hampir dua kali lipat, dari 546 hektare menjadi sekitar 1.000 hektare.

“Sebaran titik api yang saling berdekatan menunjukkan indikasi kuat adanya pola pembakaran terorganisir,” ujarnya dalam konferensi pers, sebagaimana dikutip Rabu 23 Juli 2025.

29 Tersangka Ditangkap, Total Luas Lahan Terbakar Capai 269 Hektare

Diketahui, Polda Riau telah menunjukkan tindakan tegas dengan menangkap 29 orang tersangka dalam sepekan terakhir. Mereka diduga kuat terlibat dalam pembakaran lahan secara sengaja.

Sejak Januari hingga Juli 2025, total telah ada 44 tersangka dari 35 laporan kasus , dengan luas lahan terbakar mencapai 269 hektare.

Wilayah yang paling terdampak meliputi Kampar, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, Rokan Hulu, Pelalawan, Inhil, Dumai dan Pekanbaru.

Barang bukti yang diamankan antara lain cangkul, parang, korek api, jeriken bahan bakar, dan kayu bekas terbakar. Sebagian besar kejadian terjadi di lahan gambut, kawasan hutan produksi terbatas, bahkan di sekitar Taman Nasional Tesso Nilo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *