Sigit menyebut, pemantauan dilakukan tidak hanya di Pulau Jawa, tetapi juga mencakup wilayah lain, termasuk jalur tol yang terdampak bencana alam.
Dari hasil pantauan sementara, arus lalu lintas masih relatif lancar meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan sekitar 21 hingga 22 persen.
Mengantisipasi lonjakan tersebut, Sigit memastikan jajaran Korlantas Polri telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas.
Langkah seperti contraflow hingga penerapan sistem one way telah dipersiapkan untuk mengurai kepadatan jika terjadi kemacetan.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran untuk terus memantau perkembangan prakiraan cuaca dan potensi bencana alam yang disampaikan oleh BMKG.
Curah hujan tinggi yang berpotensi menimbulkan genangan hingga banjir menjadi perhatian serius dalam penyiapan jalur alternatif.


