“Kota Tasikmalaya sebagai titik spektrum dan titik kumpul banyak orang dari beberapa kabupaten dan kota sehingga penuntasan harus dilakukan secara sinergi bukan hanya Forkopimda daerah tapi secara regional,” ujarnya.
Jangan Biarkan Jalanan Jadi Tempat Mencari Pengakuan
Pipit berharap anak-anak dan remaja memiliki lebih banyak kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka melalui kegiatan yang positif.
Pemerintah dan masyarakat diminta melihat kebutuhan tersebut sebagai bagian dari pencegahan kejahatan jalanan.
Menurutnya, event olahraga, seni, kreativitas, maupun kegiatan kepemudaan dapat menjadi ruang bagi anak muda untuk memperoleh apresiasi tanpa harus mencari pengakuan melalui kelompok geng motor.
“Apabila kalau betul kurang, kita harus betul-betul memberikan ruang event yang ditujukan kepada anak muda agar mereka dapat pengakuan prestasi dan bukan cari pengakuan di jalanan sebagai geng motor,” pungkasnya.
Bagi Pipit, penanganan geng motor pada akhirnya bukan hanya tentang bagaimana mengamankan jalanan, tetapi juga bagaimana memastikan anak-anak memiliki lingkungan yang mampu membimbing, mendengar, dan memberi mereka ruang untuk tumbuh secara positif.***





