Warga Gang Nangka yang disebut dalam unggahan tidak menemukan kejadian tersebut.
Tidak ada saksi yang benar-benar melihat sosok seperti dalam foto yang beredar.
Pihak RT hingga kini masih mencari sumber pertama penyebar informasi itu.
Herman menilai kabar tersebut menimbulkan keresahan yang tidak perlu di masyarakat.
Ia menegaskan tidak ada pocong gentayangan dan menyebut isu itu hanya hoaks. (*)


