KITAINDONESIASATU.COM – Hari Raya Idul Fitri tinggal 12 hari lagi, dan arus mudik mulai terasa. Namun, sejumlah ruas jalan utama di Provinsi Kalimantan Selatan masih dalam kondisi memprihatinkan akibat longsor dan kerusakan parah akibat hujan. Kerusakan ini dikhawatirkan dapat mengganggu kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini, yang biasanya melibatkan ribuan kendaraan.
Beberapa ruas jalan yang terpantau rusak di antaranya adalah jalan alternatif Marabahan-Margasari, jalan bypass Kandangan, bundaran bypass Rantau, jalan Lingkar Barabai, hingga jalan menuju Muara Tapus di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Salah satu titik yang paling dikeluhkan oleh masyarakat adalah di Jalan A Yani, Desa Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah, HSU. Kondisi jalan rusak di lokasi ini sangat berbahaya bagi pengendara, terutama pada malam hari.
Jalan Nasional ini terletak dekat dengan sejumlah fasilitas penting, seperti RSUD Pambalah Batung, Pasar Kerajinan Muara Tapus, dan rest area Putri Junjung Buih, yang biasa dilewati ribuan pengendara setiap harinya. Berdasarkan pemantauan terakhir, beberapa bagian jalan tampak berlubang dan bergelombang. Meskipun sebagian sudah ditimbun, namun perbaikan yang dilakukan belum sepenuhnya efektif dan merata.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan, Amos Silitonga, mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) untuk segera melakukan perbaikan.
“Kami sudah menekan BPJN untuk mempercepat perbaikan jalan, dan mereka berjanji akan menangani kerusakan ini dalam waktu satu minggu ke depan,” ungkapnya, Senin (17/3/2025).
Namun, kekhawatiran dari warga sekitar tetap muncul. Ilyas, salah seorang warga Desa Muara Tapus, mengungkapkan bahwa jalan yang rusak sering menyebabkan pengendara sepeda motor terjatuh, terutama pada malam hari. “Banyak yang terjatuh, terutama saat hujan atau setelah hujan karena jalan berlubang terendam air. Di lokasi lain, jalanan mulus sehingga pengendara cenderung melaju dengan kecepatan tinggi,” ujarnya.
Ilyas berharap agar perbaikan dilakukan secara permanen dan menyeluruh, mengingat selama ini hanya penimbunan sementara yang dilakukan pada bagian jalan yang berlubang.
Seiring dengan semakin dekatnya hari Lebaran, pihak berwenang diharapkan dapat segera menuntaskan perbaikan jalan untuk memastikan arus mudik berjalan lancar dan aman bagi seluruh pemudik yang melintasi ruas jalan di Kalimantan Selatan.(Anang Fadhilah/Yo)

