KITAINDONESIASATU.COM – Jenazah perempuan yang ditemukan di Darupono, ternyaata adalah Santriwati bernama Siti Nurhaliza (19) warga Brangsong, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Ibundanya, Rohmatun menyebut bahwa anaknya merupakan seorang santriwati.
Menurutnya, korban menjadi santri di sebuah ponpes di Ngampel sejak masih sekolah SMP hingga SMA.
Santriwati ini memiliki ciri khas rambut merah, saat ditemukan dalam kondisi setengah telanjang di dekat peternaan ayam, Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kendal.
Saat ditemukan jenazah, korban mengenakan jaket berwarna hitam sedikit terbuka.
Penyelidikan polisi masih berlangsung untuk menentukan identitas pelaku pembunuhan tersebut.
Pada tanggal 17 Oktober 2024, warga menemukan mayat tersebut di dekat kandang ayam dalam kondisi setengah telanjang dengan luka di bagian leher dan kepala.
Kapolsek Kaliwungu AKP Edi Sukamto Nyoto langsung turun ke lapangan bersama anak buahnya, untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Penyelidikan awal menunjukkan bahwa korban, diidentifikasi bernama Siti Nurhaliza, berusia sekitar 20 tahunan dan memiliki rambut berwarna merah.
Jenazahnya saat ini sedang dievakuasi dan dipindahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendal untuk autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan menyelidiki apakah korban juga mengalami perkosaan.
Hasil autopsi akan membantu menentukan penyebab pasti kematian korban.*



