News

Jangan Sampai Telantar, PPIH Minta Jemaah Gunakan Jasa Kursi Roda Resmi

×

Jangan Sampai Telantar, PPIH Minta Jemaah Gunakan Jasa Kursi Roda Resmi

Sebarkan artikel ini
jemaah haji
Dok. Jemaah haji lansia naik bus. (Foto: Kemenag)

KITAINDONESIASATU.COM – Peringatan keras datang dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Jemaah calon haji Indonesia diminta ekstra waspada saat menjalankan umrah wajib di Masjidil Haram-khususnya bagi yang menggunakan kursi roda.

Jangan asal pilih pendorong. Di balik kemudahan, ternyata ada ancaman serius dari jasa pendorong ilegal yang bisa membuat jemaah telantar di tengah keramaian.

Ridwan Siswanto, Selaku Kepala Seksi Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama Jamaah Haji (PKP2JH) dan Jamaah Lansia-Disabilitas Daerah Kerja Makkah PPIH Arab Saudi, Ridwan Siswanto, Sabtu (2/5), mengungkapkan bahwa saat razia petugas keamanan (askar) berlangsung, pendorong ilegal bisa langsung kabur atau bahkan meninggalkan jemaah begitu saja di lokasi.

Bayangkan, di tengah lautan manusia di Makkah, jemaah bisa tiba-tiba sendirian tanpa pendamping—risiko yang bukan cuma bikin panik, tapi juga berbahaya bagi keselamatan.

Karena itu, PPIH menegaskan pentingnya menggunakan jasa resmi. Ada dua ciri utama yang wajib diperhatikan, yakni memiliki kartu izin resmi (tasreh) dan mengenakan rompi khusus-merah marun untuk sif pagi, abu-abu untuk sif sore dan malam

Modusnya, oknum ilegal sering menyamar dengan rompi serupa, bahkan melibatkan warga lokal hingga oknum WNI di Arab Saudi.

Untuk melawan praktik ini, PPIH meluncurkan program kartu kendali khusus bagi jemaah, terutama lansia dan disabilitas, agar lebih mudah mendapatkan layanan resmi sejak titik kedatangan hingga ke Masjidil Haram. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *