NewsBerita Utama

Israel Mengatakan akan Melakukan Serangan Skala Besar ke Teheran Hari ini

×

Israel Mengatakan akan Melakukan Serangan Skala Besar ke Teheran Hari ini

Sebarkan artikel ini
Teheran
Situasi Kota Teheran saat mendapat serangkaian serangan dari Israel-AS Minggu, 1 Maret 2026. foto: arabnews/afp

KITAINDONESIASATU.COM – Militer Israel mengatakan telah melancarkan serangan skala besar terhadap Teheran pada hari Senin (2/3/2026), dua hari setelah dimulainya kampanye AS-Israel melawan Iran.

“Angkatan Udara Israel… telah memulai gelombang serangan tambahan terhadap rezim teror Iran di jantung Teheran,” kata militer dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Arabnews, Senin (2/3/2026).

Serangan berskala besar baru Israel ini menyusul tembakan dari Iran yang melukai tiga orang di Yerusalem pada Minggu malam.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas akibat serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

“Dampak langsung dari sebuah amunisi teridentifikasi di salah satu jalan utama di Yerusalem,” kata polisi dalam sebuah pernyataan, sambil membagikan rekaman yang menunjukkan petugas di bagian jalan raya yang dipenuhi puing-puing.

Layanan medis darurat Israel, Magen David Adom, mengatakan tiga orang terluka, termasuk seorang pria berusia 46 tahun dengan luka serpihan sedang.

Organisasi medis tersebut sebelumnya mengatakan beberapa orang lainnya dirawat karena luka ringan di lokasi kejadian.

Baca Juga  Galilea Diguyur Hujan Roket, 300 Rumah Warga Israel Hancur!

Wartawan AFP mendengar serangkaian ledakan keras di atas kota, setelah militer Israel mengatakan telah mendeteksi rudal yang diluncurkan dari Iran.

Televisi publik Israel, Kan, dan Channel 12 menyiarkan rekaman yang menunjukkan petugas polisi dan tim penyelamat dikerahkan di daerah-daerah di mana kerusakan terlihat, satu “di tengah negara” dan yang lainnya di daerah Yerusalem.

Di daerah Yerusalem, rekaman tersebut menunjukkan jalan yang dipenuhi puing-puing dan bebatuan.

Di tengah negara, terlihat mobil-mobil yang rusak.

Sensor militer melarang media untuk mengungkapkan lokasi pasti dari lokasi dampak tersebut.

Akibat peristiwa itu berikut ini cuplikan beberapa perkembangan lain di sejumlah negara sebagai berikut:

  • Uni Eropa telah memperingatkan tentang biaya yang harus ditanggung Timur Tengah akibat perang yang berkepanjangan, dan mengatakan bahwa mereka memperkuat misi angkatan lautnya di Laut Merah dengan kapal tambahan karena pembalasan Iran terhadap serangan AS-Israel mengancam lalu lintas maritim, kata seorang diplomat Eropa.
  • Dua kapal Prancis baru akan bergabung dengan misi Aspides Uni Eropa, sehingga jumlah kapal perang yang ikut serta menjadi lima, kata diplomat itu kepada AFP.
Baca Juga  Pemkab Bogor Siap Bangun Venue Berkuda Modern di Stadion Pakansari

Negara-negara Teluk berjanji untuk membela diri terhadap serangan Iran, termasuk dengan menanggapi agresi jika perlu, setelah Dewan Kerja Sama Teluk mengadakan pertemuan melalui tautan video untuk merumuskan tanggapan terpadu.

  • Para pejabat tinggi AS, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio, akan menyampaikan alasan serangan terhadap Iran kepada Kongres pada hari Selasa. Rubio, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, Direktur CIA John Ratcliffe, dan kepala militer Jenderal Dan Caine “akan memberikan pengarahan kepada seluruh anggota kedua kamar Kongres,” kata juru bicara Gedung Putih Dylan Johnson.
  • Perusahaan pelayaran peti kemas Maersk mengatakan pihaknya menghentikan pelayaran melalui Terusan Suez dan Selat Hormuz karena alasan “keamanan”.
Baca Juga  Saat Dunia Bergejolak, Sawit Bisa Jadi Jalan Cepat Menuju Kedaulatan Energi

Grup asal Denmark ini adalah yang terbaru dari beberapa grup pelayaran yang membuat pengumuman serupa setelah Garda Revolusi Iran menyatakan selat tersebut ditutup pada hari Sabtu.

  • Tujuh orang terluka di wilayah Yerusalem menyusul rentetan rudal terbaru yang ditembakkan dari Iran, kata petugas pemadam kebakaran Israel.
  • Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan dia telah setuju untuk mengizinkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan Inggris untuk melancarkan serangan “pertahanan” yang bertujuan menghancurkan rudal Iran dan peluncurnya. Tetapi dalam pidato video yang diunggah ke media sosial, ia menambahkan: “Kami tidak terlibat dalam serangan awal terhadap Iran dan kami tidak akan bergabung dalam aksi ofensif sekarang.”
  • Media Iran melaporkan bahwa sebuah kantor polisi di kota pinggiran Teheran telah terkena serangan, menewaskan sejumlah orang yang tidak disebutkan jumlahnya, dan beberapa lainnya dilaporkan terjebak di bawah reruntuhan. “Menurut laporan awal, sejumlah warga sipil gugur dan beberapa terjebak di bawah reruntuhan,” lapor kantor berita Tasnim.
  • Kantor berita Iran ISNA melaporkan bahwa rumah sakit Gandhi di utara Teheran telah menjadi sasaran serangan.

Kantor berita Fars dan Mizan menerbitkan sebuah video, yang diklaim diambil dari dalam fasilitas tersebut, menunjukkan puing-puing di lantai di antara kursi roda. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *