KITAINDONESIASATU.COM – Iran menegaskan tidak akan mengizinkan minyak Iran AS atau yang menguntungkan sekutu Washington melintas di Selat Hormuz Iran.
Pernyataan ini disampaikan juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya Iran, Rabu (11/3), di tengah eskalasi konflik dengan AS-Israel.
Juru bicara tersebut menegaskan bahwa setiap kapal dengan kepemilikan atau kargo minyak Iran AS yang terkait dengan Washington, Israel, atau mitra mereka dianggap target sah.
“Doktrin kami kini: dipukul, maka memukul balik,” ujarnya. Kebijakan ini menandai pergeseran strategis dalam respons Iran blokir minyak Selat Hormuz AS.
Bantahan atas Klaim Pengawalan Kapal Tanker AS
Komentar Iran muncul sehari setelah Menteri Energi AS Chris Wright memposting—lalu menghapus—klaim bahwa Angkatan Laut AS mengawal kapal tanker melalui Selat Hormuz Iran.
Gedung Putih kemudian membantah pernyataan itu sebagai tidak akurat. Teheran mengecam Washington karena menyebarkan misinformasi untuk manipulasi pasar minyak Iran AS.



