News

Investigasi Banjir Sumut: 8 Perusahaan Segera Dipanggil Menteri LH

×

Investigasi Banjir Sumut: 8 Perusahaan Segera Dipanggil Menteri LH

Sebarkan artikel ini
Tapanuli Tengah
Dok. banjir dan longsor di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan.

KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengeluarkan ultimatum keras. Ia memastikan akan memanggil delapan perusahaan yang beroperasi di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru, Sumatra Utara, setelah gelondongan kayu misterius terseret banjir dan memperparah bencana di wilayah tersebut.

Pernyataan tegas itu disampaikan Hanif usai menghadiri Penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (1/12).

Hanif mengungkap bahwa kementeriannya sudah mengantongi nama-nama perusahaan tersebut. Melalui analisis citra satelit pascabencana, ditemukan aktivitas dari berbagai entitas, mulai dari perkebunan sawit, perusahaan tambang emas, hingga pengusaha hutan tanaman industry yang diduga memperburuk kondisi banjir di Sumut.

Baca Juga  Update Banjir dan Longsor di Sumut: 47 Jiwa Meninggal, Ribuan Orang Mengungsi

“Kami mencatat ada delapan entitas, dari HTI, tambang emas, hingga sawit, yang aktivitasnya di sekitar kawasan curam DAS Batang Toru berkontribusi memperparah dampak hujan ekstrem,” ujar Hanif.

Ia menjelaskan, bahwa kawasan Batang Toru merupakan daerah aliran sungai yang mengalir melewati Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah. Di area lereng curam itu pula perusahaan-perusahaan tersebut menjalankan operasinya, sehingga memperbesar risiko longsor dan kiriman banjir.

Hanif memastikan bahwa Deputi Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup sudah melayangkan surat panggilan resmi kepada delapan perusahaan tersebut pada Senin (8/12), sebagai langkah awal investigasi mendalam terkait dugaan pelanggaran lingkungan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *