Berita Utama

Trump Lempar Tuduhan Serius ke Iran, Kapal Dagang India Diduga Jadi Target Drone di Hormuz

×

Trump Lempar Tuduhan Serius ke Iran, Kapal Dagang India Diduga Jadi Target Drone di Hormuz

Sebarkan artikel ini
Presiden Donald Trump
Presiden Donald Trump (X@DW)

KITAINDONESIASATU.COM – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump melontarkan tuduhan keras terhadap Iran dengan menyebut Teheran berupaya menyerang kapal-kapal dagang milik India yang melintas di Selat Hormuz. Trump menegaskan tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi dan mendesak Iran segera menghentikan aksi yang dinilainya mengancam stabilitas kawasan.

Melalui unggahan di platform Truth Social pada Jumat (12/6), Trump mengungkapkan kemarahannya setelah muncul laporan mengenai dugaan serangan drone Iran terhadap kapal-kapal yang sedang meninggalkan Selat Hormuz.

“Serangan drone mereka yang gagal total semalam terhadap kapal-kapal India yang sedang meninggalkan Selat Hormuz sangat tidak dapat diterima. Mereka sebaiknya segera memperbaiki perilaku mereka, segera!,” tulis Trump.

Pernyataan kontroversial itu muncul setelah Fox News mengutip seorang pejabat senior pertahanan Amerika Serikat yang mengklaim Iran telah meluncurkan sejumlah drone ke arah kapal-kapal komersial yang tengah berlayar di jalur strategis tersebut.

Menurut pejabat tersebut, upaya serangan itu berhasil digagalkan oleh militer Amerika.

“Tampaknya Iran telah mencoba menyerang kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz malam ini. Pasukan Amerika telah menembak jatuh dua drone sekali pakai milik Iran. Arus lalu lintas di Selat Hormuz tetap berjalan,” ujarnya.

Ketegangan ini terjadi di tengah hubungan yang masih memanas antara Washington dan Teheran. Sebelumnya, pemerintah India bahkan sempat melayangkan protes keras kepada Amerika Serikat terkait insiden yang melibatkan kapal dagang dengan awak asal India di kawasan Teluk Oman.

Pekan lalu, Kementerian Luar Negeri India memanggil diplomat senior AS di New Delhi untuk menyampaikan keberatan resmi atas tindakan militer Amerika terhadap kapal-kapal dagang yang membawa warga India.

Situasi semakin rumit setelah Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) pada Kamis (11/6) mengumumkan telah melumpuhkan sebuah kapal tanker berbendera Guinea-Bissau di Teluk Oman dengan alasan melanggar blokade terhadap Iran.

Konflik antara AS dan Iran sendiri belum sepenuhnya mereda meski kedua negara mengumumkan gencatan senjata pada April lalu. Setelah serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke sejumlah target di Iran pada Februari, Teheran membalas dengan meluncurkan serangan terhadap wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Walaupun gencatan senjata masih secara resmi berlaku, ketegangan terus membara. Amerika Serikat tetap mempertahankan blokade terhadap pelabuhan dan perairan Iran, sementara Teheran memberlakukan aturan transit khusus bagi kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz. (Sumber: Sputnik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *