Internasional

Trump Buka Peluang AS Serang Houthi di Yaman, Eskalasi Konflik Timur Tengah Membayangi

×

Trump Buka Peluang AS Serang Houthi di Yaman, Eskalasi Konflik Timur Tengah Membayangi

Sebarkan artikel ini
Trump
Presiden AS, Donald Trump. (ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuka kemungkinan negaranya bergabung dengan Arab Saudi untuk melancarkan serangan terhadap kelompok Houthi di Yaman.

Pernyataan tersebut muncul setelah serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dilaporkan menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 309 lainnya pada Sabtu (10/10).

Trump menyatakan pemerintahannya tengah mempertimbangkan langkah selanjutnya setelah menerima laporan mengenai serangan tersebut.

Keputusan disebut akan diambil dalam waktu cepat, tetapi belum ada kepastian bahwa Amerika Serikat akan terlibat langsung dalam operasi militer bersama Arab Saudi.

Kelompok Houthi yang didukung Iran mengklaim bertanggung jawab atas serangan di bandara Riyadh. Insiden itu dilaporkan menjadi bagian dari rangkaian serangan yang menyasar fasilitas penerbangan di Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir.

Trump: Serangan Bandara Riyadh Picu Ancaman Balasan

Otoritas penerbangan sipil Arab Saudi melaporkan korban berasal dari sejumlah negara, termasuk Arab Saudi, Bangladesh, Amerika Serikat, Yordania, Palestina, Suriah, Sudan, dan Mesir.

Sebagian korban luka dilaporkan mengalami kondisi serius, sedangkan tingkat kerusakan fasilitas bandara masih dalam penilaian.

Operasional Bandara Internasional King Khalid juga ditangguhkan setelah serangan tersebut.

Sejumlah maskapai membatalkan atau mengalihkan penerbangan, sementara perwakilan negara-negara Barat mengimbau warganya menjauhi kawasan bandara hingga situasi dinyatakan aman.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengecam serangan terhadap Arab Saudi dan mengonfirmasi adanya warga negara Amerika yang tewas.

Sementara itu, koalisi militer pimpinan Saudi menyatakan akan memberikan respons terhadap serangan yang menimbulkan korban sipil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *