KITAINDONESIASATU.COM – Konflik Rusia dan Ukraina kembali memanas setelah gelombang serangan drone menghantam sejumlah wilayah Rusia.
Serangan terbaru dilaporkan menewaskan tujuh pekerja gudang dan menyebabkan puluhan orang lainnya mengalami luka-luka.
Selain menimbulkan korban jiwa, serangan tersebut juga memicu kebakaran di sebuah depot minyak di wilayah sekitar Moskow, sehingga meningkatkan ketegangan di tengah konflik yang masih berlangsung.
Pemerintah Rusia menyebut sebagian besar drone berhasil dicegat sebelum mencapai sasaran. Namun, beberapa di antaranya tetap menghantam fasilitas sipil dan logistik yang menjadi target serangan.
Fakta Serangan Drone Ukraina ke Rusia
- Tujuh pekerja gudang meninggal dunia
Serangan drone di wilayah Tambov menghantam gudang milik perusahaan ritel daring Wildberries. Tujuh pekerja yang sedang bertugas pada malam hari dilaporkan tewas di lokasi kejadian. - Puluhan orang mengalami luka-luka
Selain korban meninggal, puluhan pekerja lainnya mengalami cedera akibat ledakan dan reruntuhan bangunan. Sebagian korban telah mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat. - Depot minyak terbakar
Puing-puing drone yang jatuh memicu kebakaran di sebuah depot minyak di wilayah Noginsk, dekat Moskow. Insiden tersebut juga mengakibatkan sejumlah warga terluka dan sebuah rumah sakit bersalin dievakuasi sebagai langkah pengamanan. - Ukraina mengklaim menyerang fasilitas logistik Rusia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan bahwa serangan tersebut menyasar fasilitas logistik yang digunakan Rusia untuk mendukung produksi drone dan sistem navigasi militer. Selain itu, sebuah fasilitas minyak juga disebut menjadi sasaran operasi.




