KITAINDONESIASATU.COM – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran menyita dua kapal kargo di Selat Hormuz yang diduga memiliki keterkaitan dengan Israel.
Langkah ini menambah kekhawatiran terhadap stabilitas jalur pelayaran internasional yang selama ini menjadi nadi perdagangan energi global.
Penyitaan kapal dilakukan di tengah situasi kawasan yang masih dipenuhi eskalasi konflik.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur strategis yang dilalui jutaan barel minyak setiap hari, sehingga setiap gangguan di wilayah ini berpotensi memicu gejolak pasar energi dunia.
Dampak Selat Hormuz terhadap Pasokan Energi Dunia
Otoritas Iran menyebut tindakan itu berkaitan dengan dugaan pelanggaran aturan maritim dan keamanan navigasi.
Kapal-kapal tersebut dilaporkan dicegat saat melintas di jalur sensitif yang kini menjadi fokus perhatian internasional.
Insiden ini memperkuat kekhawatiran tentang potensi gangguan distribusi minyak, terutama bagi negara-negara Asia yang sangat bergantung pada pasokan melalui Selat Hormuz.
Ketidakpastian di kawasan juga dapat mendorong kenaikan harga energi dan memicu tekanan ekonomi global.



