KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah Iran mendesak Amerika Serikat untuk segera membebaskan kapal dagang Touska beserta seluruh awaknya yang disita di kawasan Teluk Oman.
Tuntutan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat yang sebelumnya telah terlibat konflik militer dan diplomatik.
Kementerian Luar Negeri Iran menilai tindakan penyitaan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional.
Selain awak kapal, Iran juga menyoroti keberadaan keluarga kru yang turut berada di dalam kapal, sehingga memperkuat urgensi pembebasan segera.
Tuduhan Pelanggaran Amerika Serikat dan Ancaman Balasan
Iran menyebut langkah penyitaan kapal sebagai bentuk pembajakan maritim dan tindakan ilegal yang berpotensi memperburuk situasi kawasan.
Pemerintah Teheran juga memperingatkan adanya konsekuensi serius jika kapal dan awaknya tidak segera dilepaskan.
Di sisi lain, militer Iran menyatakan akan mengambil langkah yang diperlukan setelah memastikan keselamatan seluruh awak kapal.
Pernyataan ini menunjukkan adanya potensi eskalasi lanjutan jika sengketa tidak segera diselesaikan melalui jalur diplomasi.



