Rumor mengenai peluang tercapainya kesepakatan terkait pelayaran di Selat Hormuz turut menjadi faktor yang membebani harga minyak. Jika akses pelayaran kembali lebih stabil, kekhawatiran mengenai gangguan pasokan energi dapat berkurang.
Pergerakan harga minyak selanjutnya masih akan bergantung pada perkembangan kebijakan The Fed, kondisi inflasi Amerika Serikat, serta situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Kombinasi faktor ekonomi dan geopolitik tersebut membuat pasar minyak tetap menghadapi ketidakpastian tinggi.(*)





