Internasional

Harga Minyak Dunia Naik ke US$72,48 per Barel, Ancaman Kelebihan Pasokan Bayangi Pasar

×

Harga Minyak Dunia Naik ke US$72,48 per Barel, Ancaman Kelebihan Pasokan Bayangi Pasar

Sebarkan artikel ini
Cadangan Minyak Dunia Menyusut Drastis
Harga Minyak Dunia Turun (Pixabay)

KITAINDONESIASATU.COM – Harga minyak dunia kembali menguat pada perdagangan Selasa, 7 Juli 2026.

Meski mencatat kenaikan, laju penguatan masih terbatas karena pelaku pasar mulai mengalihkan perhatian dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah menuju kondisi fundamental pasar, terutama terkait potensi meningkatnya pasokan minyak global.

Minyak Brent diperdagangkan di level US$72,48 per barel atau naik sekitar 0,68 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga menguat menjadi US$69,01 per barel.

Kenaikan ini terjadi setelah harga minyak kembali ke kisaran sebelum konflik yang melibatkan Iran, menandakan premi risiko geopolitik mulai berkurang.

Pelaku pasar kini lebih fokus mencermati keseimbangan antara pasokan dan permintaan minyak dunia.

Meskipun hubungan Amerika Serikat dan Iran masih menyisakan ketidakpastian, perhatian investor lebih banyak tertuju pada perkembangan produksi dan ekspor minyak dari negara-negara produsen utama.

Pasokan Melimpah Batasi Kenaikan Harga Minyak Dunia

Prospek pasokan minyak yang semakin besar menjadi faktor utama yang membatasi kenaikan harga. Produksi minyak Uni Emirat Arab dilaporkan meningkat ke level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, kelompok OPEC+ juga telah menyepakati tambahan target produksi mulai Agustus untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Tekanan terhadap harga semakin bertambah setelah Arab Saudi memangkas harga jual resmi minyak untuk pasar Asia. Langkah tersebut dinilai sebagai sinyal meningkatnya persaingan di tengah pasokan yang lebih longgar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *