Internasional

AS Pasang Target, Pelucutan Senjata Hamas di Gaza Bisa Dimulai 30 Hari

×

AS Pasang Target, Pelucutan Senjata Hamas di Gaza Bisa Dimulai 30 Hari

Sebarkan artikel ini
tentara israel
Dok. Tentara Israel.

KITAINDONESIASATU.COM – Utusan Khusus Amerika Serikat, Jared Kushner, mengungkap target waktu untuk melihat kemajuan proses pelucutan senjata Hamas dan kelompok bersenjata lainnya di Jalur Gaza. Menurutnya, perkembangan tersebut berpotensi mulai terlihat dalam waktu 30 hari.

Kushner mengatakan langkah awal dapat mencakup penyerahan sebagian senjata serta penutupan sejumlah terowongan dalam beberapa bulan mendatang.

“Kami mungkin akan melihat kemajuan dalam waktu 30 hari,” ujar Kushner kepada Fox News, Senin (17/8).

Ia berharap sebagian senjata mulai dikeluarkan dan beberapa terowongan dapat ditutup dalam rentang 60 hingga 90 hari ke depan.

Pernyataan tersebut muncul setelah Kushner bertemu dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar empat jam, Kushner dilaporkan mendesak Israel mendukung proposal gencatan senjata yang diajukan Amerika Serikat untuk Gaza dan tidak menciptakan hambatan dalam proses tersebut.

Di sisi lain, laporan The Jerusalem Post menyebut kedua pihak telah mencapai kesepakatan mengenai langkah lanjutan serta peluang implementasi rencana gencatan senjata di Gaza.

Sebelumnya, Israel dan Hamas menyepakati tahap pertama rencana perdamaian yang diajukan Presiden AS, Donald Trump pada 9 Oktober 2025 melalui mediasi Mesir, Qatar, Amerika Serikat, dan Turki.

Gencatan senjata kemudian mulai berlaku di Jalur Gaza sehari setelah kesepakatan tersebut. Berdasarkan perjanjian itu, pasukan Israel mundur ke wilayah yang disebut Garis Kuning, tetapi masih menguasai lebih dari separuh wilayah Gaza.

Pada akhir Juli, Board of Peace juga mengumumkan bahwa Hamas menyetujui peta jalan untuk menjalankan tahap lanjutan kesepakatan gencatan senjata.

Peta jalan tersebut mencakup rencana pengalihan kendali Gaza secara bertahap kepada Komite Nasional untuk Administrasi Gaza. Sebuah badan khusus juga akan dibentuk untuk memantau potensi pelanggaran yang dilakukan Hamas maupun Israel.

Kini, target waktu yang disampaikan Kushner menjadi sorotan karena dapat menjadi indikator awal apakah proses pelucutan senjata dan implementasi kesepakatan gencatan senjata di Gaza benar-benar bergerak maju. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *