KITAINDONESIASATU.COM-Dalam rapat dengan OPD (organisasi perangkat daerah) hari Selasa (3/12/202) di ruang kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang Budi Rustandi-Nur Agis Aulia sudah merinci pengajuan anggaran kepada pemerintah pusat sebesar Rp 1,8 triliun.
Anggaran tersebut dialokasikan untuk 12 program prioritas Budi-Agis, kalau menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang.
Menurut Budi, meminta bantuan anggaran melalui pemerintah pusat merupakan satu-satunya jalan untuk mempercepat program-program yang menjadi prioritasnya. Pasalnya, APBD Kota Serang 2025 sudah tidak bisa lagi untuk dibahas ketika ia dan Agis dilantik pada awal tahun 2025.
“Jadi beberapa penanganan banjir, infrastruktur baik pendidikan dan kesehatan. Nanti saat saya presentasi, di-acc-nya berapa dari sekian triliun, minimal mengurangi beban APBD 2025 ketika saya sudah dilantik,” ungkap Budi.
Kata Budi, pemerintah daerah masih memiliki kesempatan untuk meminta bantuan kepada Pemerintah Pusat, karena APBN 2025 masih dilakukan pembahasan.
“Penanganan banjir, kesehatan, pendidikan dan rumah sakit. Harus jalan tahun 2025. Berbeda nanti ketika saya sudah dilantik, itu akan beda lagi,” ujar Budi.
Budi meminta, setiap OPD nantinya harus mempersiapkan kekurangan anggaran terkait banjir, kesehatan, dan pendidikan apabila dirinya sudah resmi dilantik menjadi Walikota Serang periode 2025-2029.
“Biar nanti saya bisa rencanakan kebutuhan anggaran sesuai dengan program yang saya presentasikan ke pusat dan provinsi,” ungkap Budi.
.
12 Program Prioritas Budi-Agis
Bidang kesehatan Rp 52.700.000.000
Bidang lingkungan hidup Rp 6.400.000.000
Bidang perhubungan Rp 100.626.237.800
Bidang sumber daya air Rp 64.013.300.000
Bidang sanitasi dan air minum Rp 99.520.114.996
Bidang Cipta Karya Rp 482.130.000.000
Bidang Bina Marga Rp 676.684.897.000
Bidang perumahan dan kawasan permukiman Rp 170.450.000.000
Bidang Pendidikan Rp 143.254.808.256
Bidang perdagangan Rp 10.700.000.000
Bidang olahraga Rp 48.650.000.000
Bidang penanggulangan bencana Rp 2.000.000.000.

