News

Indonesia Tegaskan Alarm Darurat Polusi Plastik di Forum Dunia

×

Indonesia Tegaskan Alarm Darurat Polusi Plastik di Forum Dunia

Sebarkan artikel ini
1001212196
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH RI Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan komitmen Indonesia dalam mengakhiri polusi plastik pada Pertemuan Meja Bundar Tingkat Menteri INC di Jenewa, Swiss. (KIS/ist)

KITAINDONESIASATU.COM– Di hadapan para pemimpin dunia, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Hidup (LH/BPLH) Republik Indonesia Hanif Faisol Nurofiq mengangkat isu polusi plastik sebagai ancaman serius yang tak lagi bisa ditunda penanganannya.

Dalam Pertemuan Meja Bundar Tingkat Menteri Intergovernmental Negotiating Committee (INC) di Jenewa, Swiss, Selasa 12 Agustus 2025, Hanif menegaskan komitmen Indonesia untuk menjadi garda depan dalam upaya global mengakhiri pencemaran plastik yang kian mengkhawatirkan bagi lingkungan dan kesehatan manusia.

“Merupakan suatu kehormatan untuk bergabung dalam diskusi panel ini. Indonesia prihatin bahwa hingga saat ini belum ada kemajuan signifikan untuk mencapai perjanjian plastik global. Polusi plastik adalah ancaman serius bagi lingkungan dan kesehatan manusia, yang membutuhkan tindakan segera, kolektif, dan komprehensif,” ungkap Hanif.

Baca Juga  Prabowo Terharu, Anggrek Diplomasi Singapura Pakai Nama Ibunda

Pertemuan tersebut membahas capaian nasional, kendala teknis, sosial, dan ekonomi, serta tantangan global dalam mengatasi polusi plastik. Dalam kesempatan itu, Hanif menyampaikan apresiasi atas keramahan Pemerintah Swiss serta kepemimpinan Direktur Eksekutif UNEP, Ketua INC, dan Sekretariat dalam memajukan misi bersama mengakhiri polusi plastik.

Hanif menekankan pentingnya proses negosiasi yang inklusif dan adil, tanpa paksaan, mengingat setiap negara memiliki kondisi dan tantangan berbeda. Menurutnya, negara berkembang membutuhkan dukungan teknologi, investasi, dan pembiayaan dari negara maju untuk mewujudkan aksi ambisius dalam mengatasi polusi plastik.

Baca Juga  Aliansi Baru di Jepang: Honda, Nissan, dan Mitsubishi Pertimbangkan Merger

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *